Pembukaan Diklat Manajemen Pertanahan Bagi Aparatur Kelurahan dan Kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016

Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan, Dalam upaya mewujudkan salah satu catur tertib pertanahan yaitu tertib administrasi pertanahan, data pendaftaran tanah yang tercatat di Kantor Pertanahan harus selalu sesuai dengan keadaan atau status sebenarnya, baik yang menyangkut  data fisik maupun hubungan hukum atau data yuridis yang menyangkut bidang tanah tersebut. Untuk meningkatkan kompetensi pejabat yang menangani pertanahan khususnya pada keluarahan dan kecamatan di Kota Medan, sehingga terwujud tertib administrasi pertanahan di Kota Medan, Kantor Diklat Kota Medan menyelenggarakan Diklat Manajemen Pertanahan bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri. 

Diklat Manajemen Pertanahan Bagi Aparatur Kelurahan dan Kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016 dibuka oleh Walikota Medan yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ikhwan Habibi Daulay, SH, MH. Pelaksanaan Diklat Manajemen Pertanahan Bagi Aparatur Kelurahan dan Kecamatan ini akan berlangsung selama 5 (lima) hari kerja/angkatan, yang dimulai dari hari ini, tanggal 24 Oktober s.d. 11 November 2016, diikuti oleh 90 orang pejabat yang menangani pertanahan pada kecamatan dan kelurahan di Kota Medan, dibagi dalam 3 angkatan, masing-masing sebanyak 30 orang. Pembelajaran berlangsung dari pagi, pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB, bertempat di Hotel Grand Kanaya, Jln. Darussalam No. 12 Medan. 

Tenaga Pengajar/fasilitator yang akan mengampu materi pada Diklat Manajemen Pertanahan Bagi Aparatur Kelurahan dan Kecamatan di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016 berasal dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Badan Pembangunan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Badan pertanahan Nasional Kota Medan, dan Pengadilan Tata Usaha Negara. Diakhir pembelajaran akan dilaksanakan seminar, dimana peserta akan mempresentasikan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan di unit kerjanya sebagai action plan sesuai dengan materi yang diperoleh selama pelatihan.

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ikhwan Habibi Daulay, SH, MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah dalam bidang pertanahan. Masalah agraria merupakan salah satu masalah pokok negara dan bangsa. Dewasa ini konflik pertanahan semakin marak. Baik secara vertikal maupun horizontal. Apakah antara masyarakat dengan pemerintah, diantara masyarakat dengan perusahaan, maupun antar individu didalam masyarakat itu sendiri. Semua konflik ini semakin berkembang meluas dan menajam akibat lambannya penanganan. Dengan penyelenggaraan diklat ini diharapkan mengasilkan aparatur negara yang semakin berkualitas, yang peka terhadap permasalahan pertanahan yang sering muncul di masyarakat dan memiliki pemikiran yang inovatif, efektif dan efisien dalam mewujudkan pelayanan pertanahan secara profesional dan bermuara kepada meningkatnya kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Diklat ini diharapkan menghasilkan pemahaman dan sekaligus solusi terhadap berbagai kendala serta hambatan yang timbul, dengan demikian mampu meminimalisir permasalahan pertanahan di Kota Medan Medan.

recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

0Komentar

Leave comment