Penyelenggaraan Diklat Pelayanan Prima Bagi Aparatur Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016

Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan, Dalam rangka meningkatkan kompetensi aparatur pelayanan publik khususnya kelurahan dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Medan sebagai aparatur pemberi layanan, agar memiliki kemampuan berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam melayani masyarakat, Pemerintah Kota Medan melalui Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan menyelenggarakan Diklat Pelayanan Prima bagi Aparatur Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016. Sasaran yang hendak dicapai adalah tersedianya aparatur pemberi layanan yang handal kepada masyarakat.

Diklat Pelayanan Prima bagi Aparatur Pelayanan Publik dibuka oleh Wali Kota Medan yang diwakili oleh Ph Sekda Kota Medan, Ikhwan Habibi Daulay, SH, MH. Diklat ini berlangsung selama 5 hari kerja yang dimulai dari tanggal 14 s.d 20 September  2016 bertempat di Hotel Grand Kanaya Jl.Darussalam No. 2 Medan. Diklat ini diikuti oleh 70 orang pejabat/staf potensial dari 9 kecamatan di Kota Medan beserta kelurahan. Pembelajaran berlangsung dari pagi, pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB, dengan difasilitasi oleh narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Universitas Sumatera Utara (USU) serta Pembicara khusus /motivator dari Star Soft Skill Training Centre Bandung.

Menurut Ikhwan Habibi Daulay, SH, MH, Penyelenggaraan Diklat Pelayanan Prima bagi Aparatur Pelayanan Publik ini dipandang cukup penting dan strategis sebab akan meningkatkan pemahaman kemampuan kompetensi para aparatur khususnya di tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang semakin optimal kepada masyarakat. Yang harus dipahami bersama, bahwa pelayanan publik merupakan representasi dari penyelenggaraan birokrasi pemerintahan, karena berkenaan langsung dengan salah satu fungsi pemerintah yaitu memberikan pelayanan. Artinya, sebuah kualitas pelayanan publik merupakan cerminan dari sebuah kualitas birokrasi pemerintah. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, maka diperlukan bentuk pelayanan prima. Konsep pelayanan prima menjadi model yang seringkali diterapkan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelayanan prima merupakan strategi untuk mewujudkan budaya kualitas dalam pelayanan publik, dimana orientasinya adalah kepuasan masyarakat, dan kepuasan masyarakat merupakan alah satu ukuran berkualitas atau tidaknya pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur birokrasi pemerintah. oleh karena itu, membangun pelayanan prima harus dimulai dengan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, sehingga nantinya dapat memberi pelayanan yang terbaik, bahkan melebihi standar pelayanan yang ada.

recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

0Komentar

Leave comment