Penutupan Diklat Prajabatan CPNS Golongan I, II, dan III yang Diangkat Dari Tenaga Honorer Kategori 1 (K1) dan Kategori 2 (K2) di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016

Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan,

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan I,II dan III yang diangkat dari tenaga honorer kategori-1 (K-1) dan Kategori-2 (K-2) tahun anggaran 2016 dilingkungan Pemko Medan resmi ditutup, Sabtu (30/7). Penutupan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Lembaga Pendidikan Pekebunan (LPP) Jalan Wiliem Iskandar Medan, yang fasilitasi oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Utara.

Mewakili Wali Kota Medan, Duzlmi Eldin, Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Hukum Dan Politik, Marah Husin Lubis, dalam sambutannya mengatakan, tersedianya Aparatur Sipil Negara (ASN) salah satu modal utama bagi pemerintah daerah dalam memacu akselerasi pembangunan kota, baik dari segi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, ekonomi maupun aspek sosial dan budaya yang saling berintegrasi guna mendukung satu sama lain. Sosok ASN professional yang mampu memenuhi standard kompetensi jabatannya sangat diperlukan, agar dalam pelaksanan tugas pokok dan fungsinya dilakukan dengan efektif dan efesien.

Menurutnya, dalam konteks pengembangan sumber daya manusia aparatur, diklat prajabatan bukan sekedar sebagai tahapan yang dilalui hanya untuk mengubah status CPNS menjadi PNS. Akan tetapi diklat ini merupakan awal bagi serangkaian perjalanan dan perkembangan karier dimasa depan. Karena dalam diklat ini terjadi proses transfer pengetahuan dan sharing pengalaman. Selain itu juga terjadi interaksi saling mendukung dan menguatkan komitmen sebagai aparatur negara.

“Nilai-nilai yang telah terjalin selama pelaksanaan diklat ini seperti kedisiplinan, kerjasama dan keterbukaan, hendaknya terus dikembangkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dan saya berharap diklat ini dapat membentuk karakter para calon ASN agar dapat memahami tugas dan perannya sebagai agen pembaharuan yang memiliki cara berfikir, bersikap dan bertindak secara benar dan tepat,“ harapnya.

Marah Husin juga mengajak para peserta diklat untuk sungguh-sungguh membangun citra pemerintahan yang lebih baik dan bersih. Membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintah, turut serta dalam mendukung agenda-agenda pembangunan khususnya di Kota Medan. Karena Kota Medan adalah rumah kita.

Sementara itu, Kepala Kantor Diklat Kota Medan, Fakhruddin, dalam laporannya menjelaskan, diklat prajabatan golongan I, II dan III telah dilaksanakan sejak 18-30 Juli 2016, dengan jumlah peserta sebanyak 229 orang yang dibagi dalam enam angkatan dan pembelajaran. Selama diklat, panitia setiap saat memantau kedisiplinan, etika dan tingkahlaku para peserta diklat, baik pada saat pembelajaran di dalam kelas maupun diluar kelas.

“Selama diklat, proses pembelajaran berlangsung tertib dan lancar. Materi pelajaran disajikan sesuai kurikulum. Peserta diklat juga diberikan ceramah pembinaan mental agama Islam dan Kristen, serta senam kesegaran jasmani. Di akhir pembelajaran dilaksanakan ujian tertulis untuk menentukan kelulusan para peserta diklat

 

Sumber: Waspada Online

recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

2Komentar

Leave comment