Penyelenggaraan Diklat Pelayanan Prima Bagi Petugas Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Medan di Lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2016

Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Medan, 

Pertumbuhan jumlah kendaraan tidak sebanding dengan luas jalan dan jumlah petugas di lapangan. Hal inilah yang menyebabkan arus lalu lintas di Kota Medan terkesan semrawut. Untuk itu, diperlukan pelatihan kepada petugas, agar dapat menularkannya kepada pengguna jalan, sehingga menciptakan kultur berlalulintas yang santun di tengah masyarakat.

Asisten Administrasi Umum, Ikhwan Habibi Daulay, mengatakan pelatihan kultur berlalulintas yang baik sudah lama diterapkan di negara maju maupun kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia. Para pengguna jalan sudah menganggap penting dalam tertib berlalulintas, jika dibandingkan dengan Kota Medan.

“Selama kurun waktu satu tahun, pelanggaran lalu lintas sejumlah 4000-an kasus. Pelanggaran lalu lintas ini mencerminkan budaya tertib berlalulintas belum sepenuhnya terwujud di Kota Medan. Karena itu, pelayanan prima yang dimililki oleh petugas lalulintas harus memenuhi standard kualitas. Ada dua fenomena lalu lintas yang menjadi perhatian kita yakni trand kecelakaan lalu lintas dan faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya, kesiapan aparatur dan disiplin atau budaya berlalulintas,” ungkapnya saat membuka diklat pelayanan prima bagi petugas lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Medan, di Medan, Senin (25/4).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, mengatakan peningkatan sumber daya manusia (SDM) sangat dibutuhkan di dalam pelayanan publik. Hal ini tertuang di dalam Undang Undang nomor 25 dan Undang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih menitik beratkan kepada SDM.

“Diharapkan dengan diklat ini akan menambah ilmu dan wawasan serta meningkatnya SDM, dan menjadikan petugas yang bertanggungjawab terhadap fungsi dan tugasnya. Sehingga harapan yang dicapai bisa berhasil. Karena pengalaman yang ada di lapangan selama ini beda dengan didiklat. Dalam diklat ini sudah terprogram dan terarah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Diklat Kota Medan, Fakhruddin, melaporkan peserta diklat sejumlah 160 orang dari petugas lalu lintas Dinas Pehubungan Kota Medan. Kegiatan ini berlangsung 25 April sampai 14 Mei 2016 dan dibagi dalam dua gelombang. Untuk narasumbernya sendiri, panitia mendatangkan dari Pusdiklat Jakarta, Kementerian Perhubungan RI, Satlantas Polresta Medan, BNN Sumut dan Dinas Perhubungan Kota Medan.

Sumber : Waspada Online

recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

0Komentar

Leave comment